JAKARTA - Jumlah barang yang berlebih untuk dibawa mudik dan tidak tertampung di bagasi seringkali diletakkan di atap mobil. Menaruh barang di atap, apalagi tanpa roof rail, sebisa mungkin dihindari karena berdampak pada kestabilan kendaraan, bahkan keselamatan jiwa seisi mobil dan pengguna jalan lainnya.
Namun terkadang kondisi tersebut tidak bisa dihindari. Bermodal seutas tali tambang dan terpal sebagai pembungkus, barang bawaan berlebih itu ikut dibawa.
Segala dampak buruk yang berpotensi terjadi di perjalanan harus diminimalisasi, seperti ikatan tidak kuat, ada barang yang terempas karena laju mobil dan kuatnya terpaan angin, hingga barang-barang basah karena kehujanan.
Rovy Arfian, anggota komunitas Toyota Avanza Veloz (Velozity) yang juga rutin pulang kampung setiap Lebaran, berbagi pengalaman soal barang bawaan berlebih.