2. Kembangan baru. Biasanya pelaku rekondisi ban membuat kembangan baru dengan cara diukir. Akibatnya tonjolan yang berada di antara kembangan ban akan tergerus dan hilang. Jika membeli ban, perhatikan bagian tersebut. Bila tidak ada bisa ditebak ban itu sudah direkondisi.
Ban rekondisi memang tidak menguras isi kantong, tapi bila digunakan sangat berbahaya karena sewaktu-waktu bisa meledak.
"Bahaya, karena di ban disediakan sisa ketinggian (batas keausan) supaya tidak langsung kena bagian dalam ban. Bila ban rekondisi digunakan bisa meletus," pungkasnya.
(Dian AF)