Sementara TV dengan panel OLED memiliki keunggulan pada tingkat ketebalannya yang hanya 4mm. Hal tersebut dikarenakan TV OLED tidak memerlukan rangkaian lampu sebagai pencahayaan belakang untuk menampilkan gambar.
Dengan piksel rapat, TV OLED mampu menghasilkan gambar dengan kualitas terbaik. Varian televisi tersebut bahkan diklaim memiliki rasio kontras gambar lebih daripada televisi dengan panel LED.
Proses pertama untuk menghasilkan kedua jenis televisi canggih tersebut disebut assembly, untuk pemasangan modul dan komponen penting pada panel yang akan menjadi perangkat TV. Proses tersebut lalu dilanjutkan dengan pemasangan casing televisi itu sendiri.
Material pembuat TV tersebut 70 persen berasal dari pabrik manufaktur LG di Korea Selatan. Lalu, 30 persen sisanya merupakan komponen asli Indonesia.