Bentuknya seperti apa, Rudiantara belum bisa membeberkan secara detial, sebab masih melakukan penjajakan dan pengembangan. “Apakah model sistem cloud storage itu dalam bentuk aplikasi mobile, atau informasi melalui website pemerintah,” jelas mantan Sekjen Asosiasi Telefon Seluler Indonesia (ATSI) itu.
Bagi pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Semen Indonesia (Persero) dan Semen Gresik (Persero) itu mengakui bahwa hal terpenting dengan program ini adalah segera dijalankan.
Harapannya, pemerintah tidak lagi mengalami kesulitan mengontrol keluar-masuk kapal-kapal asing di perairan Indonesia. “Akan dibatasi nantinya kapal yang masuk, melalui jaringan koneksi cloud akan terdeteksi mana kapal yang legal dan mana yang illegal,” ujarnya.
(Amril Amarullah (Okezone))