Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Toyota Australia Berhenti Produksi

Arief Aszhari , Jurnalis-Selasa, 11 Februari 2014 |15:04 WIB
Toyota Australia Berhenti Produksi
F: Logo Toyota (ist)
A
A
A

SYDNEY - Raksasa automotif asal Jepang, Toyota, resmi mengumumkan untuk menghentikan produksinya di Australia. Keputusan ini karena terus tingginya biaya produksi serta nilai mata uang di Negeri Kangguru tersebut.
 
Sebelumnya dua produsen asal AS lainnya yaitu Ford dan GM atau Holden telah terlebih dahulu hengkang dari Australia. Ford akan menghentikan seluruh kegiatan produksi pada 2016, sedangkan untuk Toyota dan GM akan menghentikan semua produksinya di Australia pada 2017. Demikian dilansir Worldcarfans, Selasa (11/2/2014).
 
Dengan hengkangnya Toyota di Australia maka akan ada sekira 2.500 orang yang akan kehilangan pekerjaannya. Sedangkan dengan hengkangnya Ford, maka akan memakan korban pengangguran sekira 1.200, dan Holden sampai 2.900 pekerja.
 
"Tentu saja ini menjadi berita buruk bagi para karyawan kami yang telah mendedikasikan hidupnya untuk perusahaan selama kurang lebih 50 tahun," ujar Toyota Australia President and CEO, Max Yasuda.
 
"Kami telah melakukan segalanya untuk mengubah bisnis kami dalam dua tahun belakangan. Namun faktanya ada banyak faktor yang di luar kontrol kami, sehingga membuat kami tidak bisa bertahan lagi untuk merakit mobil di Australia," tambahnya.
 
Toyota merupakan merek paling populer di Australia. Dengan pasar penjualan automotif sebesar 1,14 juta unit mobil di Australia pada tahun lalu, seperlimanya telah dikuasai oleh Toyota. Dari keseluruhan penjualan Toyota tersebut, ternyata hanya sebanyak 10 persen yang diproduksi dalam negeri.

(Azwar Ferdian)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement