WASHINGTON - Tyrannosaurus Rex atau yang biasa disebut T-Rex merupakan dinosaurus pemangsa yang paling ditakuti. Ilmuwan meyakini di masa kejayaannya ratusan juta tahun lalu, T-Rex menjadi 'penguasa' dan predator ulung yang kerap menerkam dinosaurus lainnya.
Ilmuwan dinosurus baru-baru ini menemukan gigi Tyrannosaurus Rex yang tertanam di tulang belakang dinosaurus lainnya. Temuan ini mengonfirmasi bahwa T-Rex merupakan predator, tetapi melahirkan tanda tanya bagi ilmuwan apakah dinosaurus bergigi runcing itu benar-benar mengerikan seperti yang digambarkan.
Dilansir Theregister, Selasa (16/7/2013), dalam sebuah laporan berjudul 'Physical evidence of predatory behavior in Tyrannosaurus Rex', ilmuwan menjelaskan bahwa temuan gigi T-Rex yang tertancap dalam ekor pusat hadrosaurid. Hadrosaurid merupakan istilah umum untuk dinosaurus yang memilik paruh menyerupai bebek.
Gigi T-Rex yang ditemukan berhasil masuk ke dinosaurus tersebut diyakini bahwa T-Rex adalah predator. Temuan ini juga mengungkap bahwa dinosaurus karnivora ini juga tampak hidup di atas rantai makanan.
Ilmuwan menganggap bahwa tertinggalnya gigi T-Rex di dalam tubuh hadrosaurid menandakan adanya serangan yang gagal. Sehingga, mangsa dapat bergerak untuk pergi menjauhi dinosaurus pemangsa tersebut.
Ilmuwan juga mencatat bahwa T-Rex memiliki jumlah gigi yang banyak dan semakin menua. Pada akhirnya, gigi T-Rex bisa menjadi ringkih dan jatuh.
Peneliti percaya bahwa T-Rex merupakan pembunuh berdarah dingin dan menganggap bahwa bukan hal yang biasa menemukan dinosaurus selamat dari serangan T-Rex. Selain itu, peneliti mengungkapkan bahwa T-Rex yang bersangkutan mungkin belum sepenuhnya dewasa, sehingga T-Rex kecil harus memotong gigi mereka sebelum menjadi 'mesin pembunuh'.
(Fetra Hariandja)