Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukti Facebooker Tak Hanya "Doyan" Chatting

Mukhtar Bagus , Jurnalis-Selasa, 26 Februari 2013 |17:51 WIB
Bukti Facebooker Tak Hanya Chatting " />
Kegiatan facebooker di Nganjuk (Foto:Mukhtar)
A
A
A

NGANJUK – Komunitas facebook hari ini, Selasa (26/2/2013) menggelar aksi kemanusiaan melalui pengobatan gratis kepada warga miskin di Nganjuk, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut, dilakukan sebagai bentuk kepedulian KNB  (Komunitas Nganjuk Bangkit), yakni sebuah komunitas milik para facebooker yang berdiri di Nganjuk.

Dalam aksinya,  mereka membantu warga miskin dengan cara membiayai pengobatan secara rutin, yakni minimal empat kali dalam sebulan layaknya Jamkesmas.
Pengobatan gratis ini, berlaku untuk warga miskin yang memiliki kartu ‘rumah sehat’ yang diberikan kepada KNB.

“Mereka senang, karena akhirnya bisa berobat secara gratis,” ujar Ratmi, salah seorang facebooker. Karena, lanjut Ratmi, selama ini walaupun sudah punya kartu Jamkesmas, warga  enggan berobat ke rumah sakit, dengan alasan takut di tolak, dan takut dikenakan biaya mahal.

Lalu, dari mana facebooker ini memperoleh dana pembiayaan pengobatan, Ratmi menjelaskan, selain dari iuran anggota, juga dari laba usaha bawang merah goreng yang telah lama dikelola.

“KNB sebenarnya sudah berdiri cukup lama. Awalnya mereka yang rata-rata berlatar belakang pengusaha, bertemu di Facebook, lalu memiliki visi dan misi yang sama maka terbentuklah KNB,” ujarnya lagi.

Adapun, jumlah warga miskin disini yang menjadi penerima bantuan pun lebih dari tiga ratusan orang. Paling banyak sesuai dengan sasarannya yaitu warga miskin dan sudah berumur.

“Nah terbukti kan kita nggak hanya pandai chatting dan bersenang-senang saja, tetapi juga dapat melakukan hal yang bermanfaat bagi sesama,” jelasnya. (Ayunda W Savitri)

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement