JAKARTA - Perusahaan robotika di bawah Chery Group, Aimoga Robotics, memperkenalkan robot humanoid Mobo. Mobo merupakan robot humanoid pendamping keluarga yang dibekali teknologi MoAgent untuk membantu menjalankan tugas sekaligus berinteraksi dengan manusia secara lebih natural.
Mobo diperkenalkan pada Chery International User Summit 2026 di Wuhu, Provinsi Anhui, China. Perusahaan robotik itu juga memperkenalkan teknologi MoAgent. Teknologi ini menjadi bagian dari pengembangan embodied intelligence Aimoga.
“Berikan Mobo sebuah tugas, dan robot ini dapat memahami apa yang perlu dilakukan, menjalankan tugas tersebut, serta melaporkan hasilnya,” ujar Executive Vice President of Aimoga Robotics, Peng Xia, dalam keterangan perusahaan, Senin (26/10/2026).
MoAgent dirancang untuk mendukung kemampuan Mobo dalam memahami lingkungan sekitar, mengoordinasikan tugas, merespons perubahan situasi, serta berinteraksi secara lebih natural melalui integrasi teknologi persepsi, pengambilan keputusan, dan pengendalian gerak.
Dalam pengoperasiannya, Mobo mengintegrasikan sejumlah sistem yang mendukung kemampuannya dalam memahami lingkungan, mengambil keputusan, menjalankan tugas, dan memberikan umpan balik.
Sistem persepsi spasial membantu Mobo memahami kondisi di sekitarnya, sementara sistem interaksi memproses bahasa, gestur, dan bentuk komunikasi lainnya.
Adapun sistem pengendalian gerak mengatur pergerakan fisik robot, sedangkan sistem pengambilan keputusan dan kognisi berperan dalam mengoordinasikan tugas serta mengelola memori.
Melalui memori spasial, Mobo menggabungkan informasi dari lingkungan yang diamati secara langsung dengan informasi sebelumnya untuk membantu menemukan kembali objek dan menjalankan tugas.
Kemampuan navigasi sosial juga memungkinkan Mobo mengenali arah pergerakan pejalan kaki dan ruang interaksi, sehingga dapat memperlambat gerakan, memberi jalan, serta menghindari orang lain dengan lancar.
Mobo turut mengintegrasikan teknologi interaksi multimodal dan pengendalian gerak untuk menyelaraskan bahasa, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh. Integrasi ini mendukung komunikasi yang lebih natural serta pergerakan robot yang lebih stabil.