Jika terdapat kebutuhan yang tidak dapat ditunda, jangan memaksakan diri untuk menggunakan gadget. Cari lokasi yang aman terlebih dulu, berhenti dengan benar, kemudian gunakan gadget setelah kendaraan dalam kondisi berhenti.
Bunyi pesan atau panggilan tidak harus selalu langsung direspons. Biasakan menyelesaikan perjalanan atau mencari tempat aman untuk berhenti sebelum memeriksa gadget.
“Kami mengajak pengendara untuk tidak menjadikan gadget sebagai pemecah konsentrasi di jalan. Kalau memang harus menggunakan gadget, pastikan motor sudah berhenti di lokasi yang aman. Prinsipnya sederhana, saat motor berjalan fokus ke jalan, saat ingin menggunakan gadget berhenti terlebih dahulu. Kebiasaan kecil ini merupakan bagian dari penerapan cari aman dalam setiap perjalanan,” tutur Agus Sani.
(Erha Aprili Ramadhoni)