JAKARTA - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus menguat. Bahkan per Senin (18/5/2026) pagi ini, nilai tukar rupiah menjadi Rp17.661 per dolar AS.
Melemahnya mata uang rupiah dapat berdampak pada berbagai industri. Tak terkecuali dengan industri otomotif.
Terkait dolar AS yang terus menggila ini, PT Toyota Astra Motor (TAM) terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah. Marketing Director PT TAM Bansar Maduma menegaskan pihaknya ingin meminimalkan dampak naiknya dolar AS.
“Kita terus akan monitor pergerakan. Yang pastinya adalah seperti yang kami sampaikan, kami sebagai Toyota Indonesia, diler, distributor, kemudian manufacturer, dan juga supplier, ingin meminimalisir dampak ini,” ujar Bansar di Jakarta, dikutip Senin (18/5/2026).
Pihaknya berharap nilai tukar rupiah dapat menguat terhadap dolar AS. Dengan begitu, dampaknya dapat diminimalkan bahkan tak mengakibatkan kenaikan harga mobil.