Penggunaan nomenklatur dual-core juga secara sengaja dibuat sejajar dengan CPU multi-core klasik, namun konsep dasarnya lebih dekat dengan komputasi kuantum modular—pendekatan yang sudah dikejar oleh perusahaan Barat dalam skala yang lebih besar. IBM, misalnya, telah fokus pada menghubungkan prosesor superkonduktor melalui interkoneksi klasik dan kuantum. Sementara QuEra dan Pasqal sedang meningkatkan skala array tunggal sambil mengembangkan konektivitas antar-modul.
Pendekatan CAS Cold Atom Technology memang lebih terintegrasi daripada arsitektur jaringan karena menempatkan kedua array di dalam satu mesin. Namun, apakah hal itu memberikan keuntungan praktis dibandingkan dengan penskalaan array tunggal yang lebih besar masih menjadi pertanyaan terbuka yang hanya bisa terjawab melalui benchmark resmi di masa depan. Hanyuan-2 sendiri hadir menyusul pengiriman sistem generasi pertama perusahaan, Hanyuan-1, meskipun spesifikasi teknis untuk mesin tersebut juga masih sangat terbatas.
(Rahman Asmardika)