Terungkap, Ini Hasil Investigasi Terbakarnya Jetour T2 Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Sabtu 14 Februari 2026 09:52 WIB
Terungkap, Ini Hasil Investigasi Terbakarnya Jetour T2 Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi (Dok Damka rBogor)
Share :

JAKARTA - Hasil investigasi terkait kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan Jetour T2 terbakar di ruas Tol Jagorawi beberapa waktu lalu terungkap. Dari hasil analisis Jetour T2 ditabrak mobil BMW dari samping, bukan belakang. Hal ini kemudian menyebabkan munculnya api yang membakar T2.

1. Jetour T2 Terbakar

Hasil investigasi disampaikan PT Jetour Sales Indonesia bersama Kementerian Perhubungan dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). PT Jetour Sales Indonesia bersama regulator dan otoritas keselamatan transportasi memastikan proses investigasi berjalan menyeluruh, objektif, serta berbasis data teknis sejak awal kejadian.

Audiensi investigasi dipimpin Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Yusuf Nugroho bersama jajaran dan di antaranya dihadiri Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor, Ketua Tim Kelompok Substansi Sertifikasi Tipe Kendaraan Bermotor, serta PT Jetour Sales Indonesia.

Yusuf Nugroho mengatakan, pihaknya mengapresiasi PT Jetour Sales Indonesia atas respons cepat dalam melakukan investigasi kejadian tersebut. 

"Tujuan diselenggarakannya klarifikasi ini adalah untuk memperoleh penjelasan terkait kronologi dan hasil investigasi atas insiden kendaraan merek Jetour, dengan fokus pada spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan (safety system), serta mekanisme perlindungan terhadap risiko kebakaran,” tuturnya, Sabtu (14/2/2026).

Berdasarkan hasil investigasi, sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai dengan desain dan standar yang ditetapkan. Saat benturan terjadi, airbag mengembang secara penuh dan keselamatan di sisi penumpang tetap terlindungi. 

Struktur kendaraan tetap stabil, tidak terguling, serta pintu masih dapat dibuka secara normal setelah benturan serius. Ini menunjukkan integritas struktur dan fungsi keselamatan berjalan sebagaimana dirancang serta memenuhi persyaratan keselamatan dan regulasi yang berlaku di Indonesia dan dunia.

 

Analisis teknis lebih lanjut menunjukan, insiden tersebut merupakan tabrak samping, bukan tabrak belakang. Kendaraan mengalami benturan ekstrem yang menyebabkan roda depan dan belakang kiri rusak berat. 

Akibat kondisi tersebut, terjadi gesekan langsung bagian bawah kendaraan dengan permukaan aspal sehingga api muncul sebagai dampak lanjutan usai benturan keras dan peristiwa tersebut menyebabkan kendaraan terbakar.

Sementara itu, President Director PT Jetour Sales Indonesia, Peter Zhang menyatakan, sejak awal pihaknya berkomitmen untuk menelaah insiden ini secara teknis, terbuka, dan berbasis fakta. 

"Hasil investigasi menunjukkan sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai standar yang berlaku. Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami dan kami akan terus memastikan setiap produk Jetour memenuhi regulasi dan standar kualitas tertinggi,” ucapnya.

Secara teknis, produk Jetour juga telah memenuhi standar ASEAN NCAP, ECE R153, ECE R34 dan regulasi lainnya untuk memastikan kesesuaian terhadap seluruh spesifikasi keselamatan dan regulasi yang berlaku di pasar domestik serta ketentuan peraturan lainnya yang menjadi acuan keselamatan kendaraan.


 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya