“Kita harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi agar kehidupan menjadi lebih baik, serta ruang dan peluang dalam berbagai aspek hidup semakin terbuka lebar,” tuturnya.
Kemkomdigi memberikan apresiasi atas penyelenggaraan pelatihan ini, yang merupakan langkah peningkatan literasi teknologi yang penting bagi masyarakat Indonesia di era transformasi digital.
“Pelatihan ini sangat penting agar kita memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk memahami bagaimana kecerdasan artifisial bekerja. Sehingga kita tidak lagi menjadi objek oleh teknologi, tetapi menjadi subjek yang mampu menuntut transparansi dan akuntabilitas dari penyedia teknologi kecerdasan artifisial,” kata Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Kemkomdigi, Aju Widyasari.
Sebagai bagian dari rangkaian program ini, pelatihan selanjutnya dijadwalkan akan diselenggarakan di Bandung pada 22 Januari 2026 mendatang.
(Rahman Asmardika)