Dilanda Banyak Masalah, Masa Depan Industri Kendaraan Listrik China Memprihatinkan

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 10 Maret 2024 13:38 WIB
Ilustrasi Mobil Listrik. (Foto: Freepik)
Share :

Namun, awal tahun lalu, pemerintah pusat China mencabut subsidi pembelian kendaraan listrik sehingga mengakibatkan penurunan tajam pertumbuhan penjualan kendaraan listrik dari 74 persen menjadi 21 persen. Sebaliknya, para analis melaporkan penjualan kendaraan listrik di Amerika Serikat dan Eropa meningkat masing-masing sebesar 47 persen dan 37 persen pada 2023. Penurunan permintaan di pasar China telah memicu perang harga yang sengit.

Menurut data Komite Informasi Gabungan Pasar Mobil Penumpang China, aktivitas promosi kendaraan listrik di China meningkat tahun lalu dan mencapai rekor tertinggi dalam sejarah, yaitu sekitar 8 persen. Analis otomotif Ming Shun Lee dari Bank of America menyoroti bahwa kelebihan kapasitas dalam industri otomotif berasal dari persepsi banyak merek mobil terhadap permintaan pasar yang besar dan kepercayaan diri mereka dalam mempertahankan pertumbuhan yang kuat.

Masa Depan Industri EV China 

Dalam konferensi pers yang diadakan kantor informasi Dewan Negara China, Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi Xin Guobin menyatakan bahwa karena permintaan konsumen yang tidak mencukupi, sebagian besar industri kendaraan listrik yang sedang berkembang di China belum menghasilkan keuntungan. Kelemahan seperti kekurangan chip masih mengganggu penjualan di industri ini.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya