Eagle Zhao mengatakan, pihaknya sudah mempelajari pasar Indonesia selama 3 tahun terakhir. Karena itu, BYD yakin mobil listriknya dapat diterima masyarakat Indonesia.
"Kami hadir di pasar Indonesia ingin sekali bahwa masyarakat Indonesia tahu kami memiliki teknologi-teknologi terbaru," katanya.
Di BYD Car Factory Changzhou, mayoritas pengerjaan menggunakan robot. Di pabrik itu tak hanya terdapat pekerja laki-laki, tapi ada juga perempuan.
(Erha Aprili Ramadhoni)