Menanggapi unggahan Dino di media sosial, Rian Mahendra memaklumi kemarahan dari penumpang yang kehilangan barang di dalam bus. Menurutnya, korban merasa barang yang hilang di dalam bus merupakan tanggung jawab perusahaan.
“Perlu kita sadari juga, bahwasanya kemarahan korban adalah hal yang wajar karena mereka konsumen yang bayar dan berharap dapat perlindungan, di samping keamanan dan kenyamanan selama perjalanan,” tuturnya.
Rian Mahendra menyadari sikap costumer service (CS) dalam menanggapi laporan barang kehilangan tidak tepat. Hal ini yang membuat korban merasa kesal dan memperpanjang urusan tersebut.
“Mungkin yang membuat korban kesal adalah ketidakadaannya empati dari CS saat korban melaporkan hal tersebut. CS jawab sesuai template juga bukan hal yang salah. Cuma memang kadang bikin kita tambah kesel aja,” kata Rian.
7 Nama PO Bus yang Unik di Indonesia, Ada Bagong hingga Rasa Sayang
Dino mengaku telah menghubungi layanan aduan PO Rosalia Indah tapu tak mendapat respons yang diharapkan. Kabar buruknya, selain Dino ada korban-korban lain yang mengaku pernah kehilangan barang berharga dengan motif yang hampir sama.
(Saliki Dwi Saputra )