Total perjalanan yang ditempuh mobil listrik Hyundai Ioniq 5 mencapai 3.197 km, meningkat 446 km dari perhitungan awal. Ini sebagai pembuktian bahwa mobil listrik bisa dimanfaatkan untuk menempuh jarak jauh.
Selain itu, tur ini juga membuktikan betapa iritnya mobil listrik selama melintasi sejumlah negara di Asia Tenggara. Total biaya yang dikeluarkan untuk seluruh perjalanan hanya sebesar 116 dolar AS atau sekitar Rp1,8 juta per unit mobil.
Jumlah tersebut sekiranya dua kali lebih hemat dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE). Hal ini menjadi bukti nyata bagi yang masih meragukan mobil listrik.
BACA JUGA:
Youngtack Lee, Presiden Hyundai Motor ASEAN HQ, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen Hyundai. Pihaknya menegaskan kendaraan listrik lebih mudah diakses sebagai solusi mobilitas bersih.