4. Jika pesan phishing memalsukan sebuah perusahaan, hubungi perusahaan tersebut secara langsung
Pelaku smishing ini biasanya akan berpura-pura menjadi bagian dari perusahaan terkenal, seperti bank atau toko. Anda bisa mengonfirmasi pesan tersebut dengan menghubungi perusahaan tersebut melalui nomor layanan pelanggan perusahaan yang tertera di situs web resmi. Jika mereka mengonfirmasi bahwa pesan tersebut bukan dari mereka, hapus pesan tersebut.
5. Jangan bagikan data pribadi perbankan
Jika mendapatkan pesan mencurigakan yang meminta Nomor Kartu ATM, PIN, Kode OTP, Kode CVV/CVC, atau data perbankan lainnya secara langsung pada pesan atau pun saat mengklik link, jangan pernah memberikan data-data tersebut. Ini hanyalah cara mereka menipu untuk mencuri akses membuka rekening bank Anda.
Itu dia lima tips untuk menghindari serangan smishing. Jika Anda mendapatkan pesan yang mencurigakan tersebut, memblokir nomor pengirim pesan juga bisa dilakukan agar mereka tidak lagi menghubungi Anda.
Namun, para penipu biasanya memiliki banyak nomor untuk melakukan smishing, jadi Anda dapat membiarkan saja pesan tersebut dan lakukan lima cara yang telah diberikan. Dengan cara ini, semoga Anda bisa menghindar serangan smishing yang merajalela. (Taja Aurora Bianca)
(Saliki Dwi Saputra )