Sebagai pemegang visa gold, Altman dapat menikmati sejumlah keistimewaan dari jenis visa ini. Keistimewaan tersebut antara lain prioritas pemeriksaan dan pelayanan di bandara; masa tinggal yang lebih lama; kemudahan untuk masuk dan keluar Indonesia; serta efisiensi karena tidak perlu mengurus ITAS di kantor imigrasi.
“Begitu sampai di Indonesia, tidak perlu lagi mengurus izin tinggal terbatas (ITAS) di kantor imigrasi. Kita berikan karpet merah sebagai imbal balik atas sumber daya yang bisa mereka berikan pada Indonesia” Ujar Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, dikutip dari situs resmi Ditjen Imigrasi pada Sabtu (16/9/2023).
Altman menjadi perhatian dunia selepas kesuksesan ChatGPT, produk OpenAI yang diluncurkan pada akhir 2019. Medio Juni lalu, Altman sempat datang ke Indonesia untuk berbagi pengetahuan mengenai kecerdasan buatan. Dengan golden visa ini, Altman diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan pemanfaatan kecerdasan buatan di Indonesia.
Pemberian Golden Visa kepada Altman merupakan bentuk nyata peran Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menyukseskan pengembangan ekosistem Artificial Intelligence (AI) di Indonesia. (Salsabila Nur Azizah)
(Saliki Dwi Saputra )