Sebelumnya Ketua Pusat Studi Kebijakan Industri dan Regulasi Telekomunikasi Indonesia-ITB, Ian Josef Matheus Edward, juga mengungkapkan jika layanan internet satelit milik Elon Musk itu bisa jadi alternatif untuk mengatasi daerah yang memerlukan internet berkualitas.
"Starlink ini sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi daerah yang memerlukan internet kualitas baik dan terjangkau. Sehingga Average Revenue per Unit (ARPU) internet operator seluler meningkat," kata Ian beberapa waktu lalu.
"Jadi starlink wajib bekerjasama dengan operator seluler eksisting. Apalagi saat ini operator seluler berkonsentrasi pada business to consumer (B2C) ke arah layanan internet untuk pelanggan," jelasnya.
(Saliki Dwi Saputra )