JAKARTA – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) membuka peluang menjual mobil listrik mewah Genesis di Tanah Air.
Ini merupakan lini model premium dari grup Hyundai yang sempat wara wiri pada KTT G20 di Bali, 15-16 November 2022.
Franciscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID, mengatakan butuh persiapan matang untuk memasarkan Genesis di Indonesia. Terlebih ada rencana untuk mendatangkan mobil tersebut dalam segmen niche alias terbatas.
“Tunggu tanggal mainnya aja. Sampai saat ini kita masih mempelajari. Tapi balik lagi bahwa produk-produk yang akan kami hadirkan pasti adalah produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” kata Frans belum lama ini.
Untuk memasarkan Genesis di Indonesia, Frans menegaskan bahwa HMID merupakan salah satu brand yang cukup berani dalam mengambil langkah.
Itu diperlihatkan pada fokus mereka menjual mobil listrik, di saat yang lain masih memasarkan mobil konvensional.
“Jadi kalau kita bicara mengenai brand ataupun mengenai merek lain yang masih dalam Hyundai kita akan studi seperti apa, itu aja jawabannya. intinya kami berkontribusi bukan hanya masyarakat Indonesia tapi kami juga berkontribusi untuk aktivitas di event seperti ASEAN Summit kali ini,” ujarnya.
Sekadar informasi, Genesis juga memiliki model mesin konvensional dan juga elektrik seperti yang digunakan pada KTT G20.
Frans pun memberi isyarat bahwa mobil premium tersebut akan masuk ke pasar Indonesia dengan varian listrik.
“Masih under study. Khususnya Jakarta kan polusinya lagi gak bagus, makanya kita menggunakan electric vehicle agar lebih bisa less emission. Harapannya kita bisa punya udara yang lebih sehat di Indonesia,” ucapnya.
Untuk versi listrik berbasis baterai, Genesis G80 Electrified memiliki spesifikasi baterai lithiu-ion berkapasitas 87,2 kWh. Dalam sekali pengisian penuh, mobil ini dapat menempuh jarak hingga 427 kilometer.
Mobil listrik sedan mewah ini dibekali 2 motor penggerak yang masing-masing dapat menghasilkan tenaga 185 Ps (gabungan 370 Ps) dan torsi puncak 350 Nm (gabungan 700 Nm).
Untuk mengisi ulang daya, pada pengisian daya rapid charging 800 V, mengisi dari 10 persen ke 80 persen hanya perlu waktu 22 menit. Sedangkan pada kondisi pengecasan normal, untuk 10 persen ke 100 persen memerlukan waktu 9 jam.
(Imantoko Kurniadi)