JAKARTA - Ada sekitar ribuan aplikasi Android berbahaya yang berhasil lolos dari sistem keamanan toko aplikasi Google Play Store. Dalam laporan perusahaan keamanan siber Zimperium, aplikasi berbahaya tersebut secara bebas dapat diunduh oleh masyarakat.
Aplikasi tersebut lolos dari proteksi keamanan Google karena algoritma barunya. Dengan begitu alat pendeteksi keamanan tidak bisa membaca kehadiran mereka, dilansir dari Bleeping Computer, Jumat (18/8/2023).
Setidaknya ada 3.300 aplikasi berbahaya yang telah berhasil meningkatkan kemampuannya untuk bisa beredar di tengah-tengah pengguna Android. 71 di antaranya bahkan andal bekerja di Android versi 9.
Zimperium menguji aplikasi yang diambil sampelnya pada alat dekompresor seperti JADX, APKtool, dan macOS Archive Utility. Hasilnya, tidak satu pun dari aplikasi tersebut yang dapat mengekstrak APK untuk dianalisis.
Selain menggunakan metode kompresi yang tidak didukung, Zimperium juga menemukan bahwa pembuat aplikasi berbahaya menggunakan nama file yang melebihi 256 byte untuk menyebabkan crash pada alat analisis.