Namun Griebeler kurang setuju dengan model Marshall. Menurutnya, Marshall terlalu melebih-lebihkan tingkat kelangsungan hidup, kemampuan bertelur, dan jumlah generasi T-Rex.
Penelitian Griebeler menemukan nilai-nilai yang dimasukkan ke dalam model barunya. Dia mengungkapkan ada 19.000 individu pada setiap generasi T-Rex. Jumlah generasinya diketahui 90.000. Dengan begitu disimpulkan jumlah maksimum T-Rex di Bumi adalah 1,7 miliar.
Terlepas dari berapa jumlahnya, hal yang tak kalah penting yaitu lokasi fosil T-Rex. Dari sekian banyak prediksi jumlah T-Rex, hanya 0,0000002% fosil yang berhasil ditemukan.
Sejumlah penelitian juga mengungkap fakta lain seputar T-Rex. Tahun 2022 lalu sekelompok peneliti memperikirakan T-Rex terbesar di Bumi berukuran 70% lebih besar dari fosil Scotty. Kemudian tahun 2021 penelitian lain menyebut T-Rex mampu bergerak dengan kecepatan 5 km/jam. Ini setara dengan kecepatan jalan manusia.
Griebeler dan Marshall sepakat bahwa ke depannya persoalan ini perlu penelitian lebih lanjut. Hal ini demi mengungkap misteri T-Rex yang telah lama punah dari Bumi.
(Martin Bagya Kertiyasa)