Intip Spesifikasi Morris Minor, Mobil Langka Milik Dirut Waskita Tersangka Kasus Korupsi

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Senin 01 Mei 2023 20:48 WIB
Morris Minor. (Foto: Instagram/@jpamiras)
Share :

JAKARTA – Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Destiawan Soewardjono ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Agung. Selain karena kasus yang menjerat dirinya, koleksi mobil Morris Minor 1964 juga ikut jadi sorotan publik.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total harta kekayaan Destiawan Soewardjono mencapai Rp26,967 miliar pada tahun lalu. Dari jumlah tersebut, kekayaan yang berupa alat transportasi dan mesin mencapai Rp1,183 miliar.

Adapun alat transportasi yang dimiliki berupa tiga mobil dan dua unit motor. Menurut LHKPN, salah satu mobil miliknya, yakni Morris Minor tahun 1964, disebut berharga Rp150 juta. Padahal mobil buatan Inggris tersebut harganya jauh lebih tinggi dari estimasi di LHKPN.

Bahkan, menjadi incaran kolektor karena populasinya yang sangat minim di Indonesia. Morris Minor kepunyaan Destiawan merupakan saudara dari Morris Minor Traveler yang dijadikan oplet dalam sinetron Si Doel.

Mobil ini hanya mampu menampung 4-5 orang, tak seperti oplet yang bisa membawa hingga 10 orang. Dilansir dari Unique Cars and Parts, Morris Minor diproduksi dari 1948 sampai 1971.

Mobil ini memiliki kemudi rack-and-pinion dan suspensi belakang independen torsion-bar. Ini membuat mobil memiliki kendali yang mulus dan halus.

Dari segi dapur pacu, model awal mobil ini menggunakan mesin kepala datar Seri E bertenaga rendah, serta lampu depan rendah yang tetap digunakan sampai tahun 1950 ketika mobil menjadi dua pintu, atau lebih baru, empat pintu.

Pada tahun 1952 mesin Austin katup atas digunakan, dan pada tahun 1953 model Traveler setengah kayu diperkenalkan. Pada 1956, kapasitas mesin bertambah menjadi 948 cc dan mobil diberi lencana Minor 1000.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya