Ralston mengatakan bahwa pakaian astronot ini sudah mendekati versi akhir dengan satu perbedaan signifikan, yaitu warnanya. Lapisan luarnya akan berwarna putih dan terbuat dari Mylar dan Kevlar untuk misi Artemis III, yang akan membawa para astronot ke bagian bulan yang memiliki kawah-kawah yang memiliki suhu terdingin di tata surya.
"Pergi ke daerah yang dingin secara permanen di bulan adalah sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya, oleh apa pun," kata Ralston.
NASA mengalihdayakan proyek ini kepada Axiom setelah 15 tahun mengembangkan pakaian bulan generasi berikutnya. Perusahaan ini mengadaptasi lebih dari separuh desain asli NASA.
Pakaian antariksa abad ke-21 ini dibuat dengan menggunakan teknologi canggih, seperti pemotong laser yang secara tepat mengiris berbagai jenis kain dan printer 3-D yang membuat berbagai komponen, sehingga mereka bisa menghemat biaya dan waktu. Namun, komponen tertentu masih dirakit menggunakan mesin jahit tradisional.
(Andera Wiyakintra)