Sejarah PO Maju Lancar: Keberhasilan Pengusaha Bus Asli Gunungkidul yang Lolos dari Krisis

Citra Dara Vresti Trisna, Jurnalis
Rabu 15 Maret 2023 14:07 WIB
PO Bus Maju Lancar. (Foto: Instagram/@arief_kuz18)
Share :

JAKARTA – Profile perusahaan otobus atau PO bus kali ini membahas tentang sejarah PO Maju Lancar. Bus kebanggaan warga Gunungkidul ini terbilang cukup senior di bisnis perusahaan angkutan penumpang, khususnya bus.

PO Maju Lancar dikenal pecinta bismania dengan trayek Wonosari-Jakarta. PO bus dengan livery yang khas warna dominan putih dan hijau ini telah berdiri sejak tahun 1989. PO ini didirikan oleh pasangan H Sutrisno dan Hj Sri Hartati.

Sejak awal berdiri, PO ini hanya bermodalkan dua unit bus untuk melayani trayek Wonosari-Yogyakarta PP. Berkat keuletan dan kerja keras, PO Maju Lancar ini berhasil berkembang pesat dan mulai merintis trayek antar kota antar provinsi (AKAP).

Berbekal empat bus tambahan, kedua pasangan ini mulai membidik wilayah Jakarta-Wonosari PP. Ketepatan prediksi dan membaca peluang pasar, trayek Wonosari-Jakarta menjadi sangat terkenal.

Bisa dibilang trayek Wonosari-Jakarta adalah yang membesarkan PO Maju Lancar hingga memiliki puluhan armada. Peremajaan armada terus terjadi sejak tahun 1998 hingga awal 2000-an.

Usai berkembang pesat tersebut, PO ini mulai dihantam pelemahan ekonomi akibat krisis. Meski tidak dialami sendirian, namun kerugian yang diderita PO ini cukup besar. Bahkan membuat PO ini sedikit oleng.

Namun, kegigihan pemilik PO Maju Lancar berhasil membuat perusahaan angkutan penumpang ini bisa bertahan dan bahkan menambah armada serta membuka trayek lain. Hal ini patut diacungi jempol lantaran tidak banyak perusahaan otobus yang mampu bertahan dari situasi sulit tersebut.

Bahkan, PO ini mampu mengikuti perkembangan di bisnis transportasi. Selain meremajakan armada, PO ini juga menyiapkan kelas-kelas VIP dan Eksekutif. Bahkan tarif kelas tertinggi ini tidak terlalu menguras kantong.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya