Namun, setiap letusan gunung berapi berbeda-beda karena beberapa faktor pemicu dari letusan tersebut. Misalnya, daya apung magma, tekanan gas yang terisolasi di dalam magma, serta penerobosan magma ke kantung magma gunung berapi.
Oleh sebab itu, bentuk gunung berapi pun juga berbeda-beda, layaknya yang ada di Indonesia dengan gunung berapi di luar Indonesia, seperti di Hawaii.
Faktanya, bukan lahar panas atau semburan lava yang mengakibatkan orang-orang meninggal dunia melainkan adanya awan panas yang menyelimuti permukaan dengan kecepatan yang sangat tinggi. Hal tersebut yang memberikan dampak buruk bagi pernapasan dan paru- paru manusia.
Dengan demikian, jika muncul tanda-tanda akan terjadinya gunung meletus, sebaiknya kita mencari tempat berlindung yang jauh dari lokasi gunung tersebut agar terhindar dari paparan dan dampak buruk.
(Ahmad Muhajir)