Diserang Hacker Berbulan-bulan, Vanuatu Kembali Andalkan Kertas dan Pulpen

Tangguh Yudha, Jurnalis
Selasa 13 Desember 2022 11:39 WIB
Diserang hacker berbulan-bulan, Vanuatu kembali andalkan kertas dan pulpen (Foto: Shutterstock)
Share :

Dari sana diketahui bahwa insiden tersebut adalah serangan ransomware. Namun, pemerintah Vanuatu belum mengonfirmasi sifat pelanggaran tersebut.

Salah satu alasan untuk meyakini bahwa itu mungkin ransomware adalah insiden yang sangat mirip terjadi di wilayah New York sekitar sebulan sebelum sistem pemerintah Vanuatu ditutup.

Pada 8 September, Suffolk County mendeteksi serangan ransomware dan merespons dengan mematikan sistem komputernya. Pemadaman tersebut memengaruhi divisi pemerintah mulai dari polisi hingga layanan sosial, yang terpaksa kembali ke teknologi awal tahun 90-an selama berminggu-minggu.

Selain itu, county mengumumkan bahwa penyerang mencuri informasi pribadi warga seperti nomor SIM. Seorang eksekutif daerah menyalahkan kelompok hacker BlackCat atas serangan ini, yang sebelumnya dikenal melakukan serangan di Italia dan Florida.

Wilayah seperti Suffolk County atau negara kecil seperti Vanuatu memang menjadi target serangan hacker yang ideal karena kurangnya sumber daya dibandingkan dengan wilayah yang lebih besar. Insiden serupa kemungkinan besar akan terjadi di masa mendatang.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya