JAKARTA – Kelangkaan chip semikonduktor tidak hanya membuat pabrikan otomotif di seluruh dunia mengurangi produksi, tapi juga mengurangi teknologi smart key.
Dikutip dari Reuters, Toyota akan mengganti salah satu dari dua smart key pada mobil yang akan dikirim ke konsumen mereka di Jepang.
Hal ini dilakukan untuk mempercepat pengiriman unit kepada konsumen yang telah menunggu lama akibat kelangkaan chip semikonduktor.
“Akibat krisis chip semikonduktor berlanjut, ini merupakan tindakan sementara yang bertujuan untuk mengirimkan mobil kepada pelanggan secepat mungkin,” kata Toyota, dilansir dari Reuters.
Toyota menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen terkait rentetan akibat kelangkaan chip semikonduktor. Pada keterangan yang sama, Toyota mengaku bakal segera memproduksi smart key kedua yang nantinya dapat ditukar dengan kunci konvensional.
“Untuk smart key kedua, kami berencana untuk menyerahkannya sesegera mungkin setelah siap,” lanjut Toyota dalam keterangannya.
Diketahui, kelangkaan chip semikonduktor secara global mengakibatkan kendala dalam produksi dan pengiriman unit mobil. Saat ini sudah banyak konsumen Toyota yang dibuat menunggu lama terkait masalah ini.