Sebelum manusia menemukan fakta ini dan adanya teknologi canggih untuk observasi bawah laut, kitab suci Alquran ternyata telah lama menjelaskan fenomena sains tersebut. Allah SWT berfirman:
وَالطُّوْرِۙ
وَكِتٰبٍ مَّسْطُوْرٍۙ
فِيْ رَقٍّ مَّنْشُوْرٍۙ
وَّالْبَيْتِ الْمَعْمُوْرِۙ
وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوْعِۙ
وَالْبَحْرِ الْمَسْجُوْرِۙ
"1. Demi gunung (Sinai), 2. dan kitab yang ditulis, 3. pada lembaran terbuka, 4. demi Baitul Ma'mur (Kakbah), 5. demi atap yang ditinggikan (langit), (6) dan laut yang di dalam dasarnya ada api." (Alquran Surah At-Tur Ayat 1–6)
Fakta bahwa terdapat api di dalam lautan sudah lama disebutkan dalam kitab suci Alquran sejak 14 abad lalu.
Hal ini, jauh sebelum manusia membuat teknologi canggih untuk pengamatan atau penelitian di dasar laut.
(Ahmad Muhajir)