JAKARTA - Vegetarian identik dengan gaya hidup sehat, tetapi menurut penelitian terbaru, mereka lebih gampang depresi dibanding orang yang memakan daging.
Dihimpun dari ScienceAlert, Jumat (14/10/2022), berdasarkan data survei dari Brazil, menemukan tingkat depresi yang lebih tinggi di antara mereka yang tidak makan daging.
Namun, dikatakan bahwa ini tidak ada hubungannya dengan asupan nutrisi atau kekurangan gizi. Penelitian ini, telah diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders.
Diungkapkan, orang yang menerapkan pola makan vegetarian dapat memengaruhi hubungan seseorang dengan orang lain dan keterlibatan dalam aktivitas sosial.
Terkadang dapat dikaitkan dengan ejekan atau bentuk pengucilan sosial lainnya. Studi baru ini, didasarkan pada data survei yang dikumpulkan di Brazil, negara yang terkenal dengan pola makan dagingnya yang banyak.
Kendati demikian, para peneliti harus bertanya-tanya apakah hubungan yang sama antara vegetarisme dan depresi akan diamati di India atau negara-negara lain di mana vegetarisme lebih merupakan norma sosial.
Ada kemungkinan bahwa baik vegetarisme maupun depresi tidak berhubungan langsung satu sama yang lain, tetapi keduanya terkait dengan beberapa faktor ketiga. Ini bisa berupa sejumlah karakteristik atau pengalaman yang terkait dengan vegetarianisme dan depresi.