“Penanggalan radiokarbon belum menetapkan tanggal yang tepat dari struktur tersebut, tetapi kuil ini jelas merupakan salah satu monumen Buddha paling tua yang pernah ditemukan di wilayah Gandhara kuno,” kata Luca Maria Olivieri, arkeolog di Ca’ Foscari University of Venice dan Asosiasi Internasional untuk Mediterania dan Studi Oriental (ISMEO).
Penggalian ini sendiri, dilakukan oleh para arkeolog Italia yang memulainya pada 1984 dengan tujuan untuk melestarikan arkeologi penting di Barikot.
Selain kuil yang terkubur, para arkeolog juga menemukan lebih dari 2.000 artefak di situs tersebut, termasuk koin, permata, segel, potongan tembikar, pahatan batu, dan patung.
Olivieri mengatakan, misi arkeologi ini telah menyelesaikan musim terakhir penggalian di Barikot. Tetapi tim akan kembali pada akhir 2022 untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap situs tersebut dan berharap dapat menemukan lebih banyak kuil kuno.
(Ahmad Muhajir)