TERDAPAT lima mobil Inggris yang sangat popular di Indonesia. Sayangnya mobil-mobil itu justru sudah berpindah tangan ke perusahaan negara lain. Mobil-mobil Inggris memang punya cerita tersendiri di Indonesia.
Salah satu yang paling menarik adalah merek Land Rover. Banyak masyarakat Indonesia mengenal mobil Inggris karena hadirnya Land Rover Half-Ton Military selalu digunakan oleh kalangan militer.
Saking popularnya mobil itu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berupaya membuat sebuah mobil konsep dengan Land Rover Half-
Ton Military sebagai contohnya.
Dari situlah muncul nama mobil Land Rover Banteng. Sebuah mobil yang terinspirasi dari merek mobil Inggris namun dibuat oleh tangan-tangan lokal.
Mobil Inggris harus diakui memang punya pesona tersendiri. Sayangnya di tempat asalnya banyak mobil-mobil tersebut justru
tidak lagi dimiliki oleh orang-orang atau perusahaan Inggris.
Berikut ini beberapa di antaranya, yuk cermati:
1. Jaguar Land Rover - India
Jaguar Land Rover adalah dua mobil Inggris yang sangat legendaris. Saking ikoniknya, mobil-mobil buatan Jaguar Land Rover
selalu jadi kendaraan anggota kerajaan Inggris. Meski sangat legendaris kinerja perusahaan Jaguar Land Rover selalu jatuh bangun.
Alhasil mereka kerap berganti pemilik mulai dari Ford dan akhirnya dipegang perusahaan India, Tata Group. Perusahaan India itu sudah memegang merek Jaguar Land Rover sejak 2008.
Di tangan Tata Group, Jaguar Land Rover justru mengalami perkembangan yang pesat.Jadi meski punya nama Inggris, Jaguar Land Rover adalah perusahaan yang dikuasai India.
2. Bentley - Jerman
Saat terpaksa menyerahkan Rolls-Royce ke BMW, Volkswagen AG benar-benar kecewa.
Tak mau kalah, mereka kemudian mencoba mengambil alih mobil buatan Inggris lainnya yang tak kalah eksklusif dari Rolls-Royce, Bentley.
Tidak seperti Rolls-Royce yang sebagian mobilnya dibuat oleh BMW, seluruh produk Bentley masih diproduksi di Inggris. Hal itu dilakukan guna menjaga eksklusivitas produk-produk Bentley.
Jadi setidaknya meski sudah dikuasai oleh Jerman, sentuhan Inggris masih tersisa di Bentley.
3. MINI - Jerman
Pada 1990-an BMW Group mengakuisisi Mini secara default ketika membeli Rover Group.
Hanya saja kemudian mereka menyadari bahwa merek Mini akan menjadi cara yang bagus untuk memperkenalkan mobil penggerak roda depan yang lebih kecil dan lebih terjangkau.
BMW msasih mempertahankan Mini klasik hingga Oktober 2000. Hanya saja setelahnya BMW memberikan desain baru buat Mini.
Desain huruf Mini kemudian diubah jadi MINI. Hingga kini BMW bahkan menghadirkan model-model baru MINI yang sangat jauh melampaui desain Mini klasik.