13 Pakar Ungkap Fakta Menarik Tentang Enkripsi End-to-End

Christabel Reviana Kusuma Putri, Jurnalis
Sabtu 16 Juli 2022 09:02 WIB
13 pakar ungkap fakta menarik tentang enkripsi end-to-end (Foto: Wired/Elena Lacey)
Share :

9. Nicholas Domnisch, EE Solutions (EES Health)

Menurut Domnisch, penting bagi seseorang atau lembaga memahami bahwa tidak semua enkripsi sama. Beberapa perusahaan yang menawarkannya sering mendeskripsikan pesan di server mereka sembelum mengenkripsi ulang. Sebagai konsumen yang sadar, para pengguna harus lebih berhati-hati dnab mengamati.

10. Vasily Voropaev, smartbrain.io

E2EE dapat menyembunyikan konten tetapi bukan konteks. Jadi, mungkin server tidak akan bisa membaca konten pesan apa yang dikirimkan.

Namun, masih bisa mencatat bahwa pada hari ini atau saat ini pengguna bertukar pesan dengan orang lain. Fakta bahwa ketika pengguna berkomunikasi dengan penerima tertentu dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan.

11. Victor Shilo, EastBanc Techonologies

E2EE adalah langkah evolusioner yang melindungi data yang dimiliki lebih baik, tetapi tidak sepenuhnya melindungi privasi yang dimiliki. Jika ingin anonum bisa menggunakan layanan VPN yang menganonumkan aktivitas yang dimiliki.

12. Lior Yaari, Grip Security

Enkripsi ini tidak dapat melindungi pengguna dari kesalahan. Enkripsi dianggap efektif apabila pengirim dan penerima adalah sumber terpercaya.

Seperti halnya teknologi keamanan lainnya, E2EE hanyalah salah satu lapisan yang membantu menjaga keamanan komunikasi. Mengandalkan enkripsi saja tidaklah cukup.

13. James Beecham, ALTR

Tokenisasi dirasa mampu memberikan perlindungan lebih baik karena disisi lain, dengan tokenisasi lebih banyak database dan aplikasi daripada teks sandi. Ini memastikan perlindungan lebih baik untuk data pengguna.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya