Rochmawan melanjutkan, anggota polisi itu kemudian menyetop pengendara motor yang sudah masuk ke dalam kawasan dealer. Setelah dijelaskan kesalahannya dan hendak ditilang, pengendara motor tersebut tidak kooperatif.
"Tapi mereka tidak kooperatif dan malah buat video sendiri lalu disebar ke medsos hanya sepotong," ujarnya.
Dia mengatakan, narasi video yang disebar ke medsos sangat merugikan kepolisian.
"Kami punya video pembanding," tuturnya.
Setelah video tersebut beredar, Propam turun tangan dengan memeriksa polisi yang menilang serta memanggil pengendara motor. (Reza Yunanto)
(Kurniawati Hasjanah)