SALAH satu modifikasi yang bisa dilakukan pada bagian interior adalah ganti setir mobil. Namun, hal tersebut bukan tanpa risiko yang tak bisa dianggap sepele.
Tak jarang pemilik kendaraan roda empat yang memilih untuk ganti setir mobil. Adapun faktornya adalah karena masalah estetika atau kenyamanan dan hal-hal lainnya.
Namun, sebagian pemilik mobil kerap abai dalam menentukan bentuk dan model yang cocok pada kendaraan miliknya.
Tak hanya itu, banyak juga dari pemilik mobil yang belum mengetahui konsekunesi ketika ganti setir. Padahal, mengganti setir mobil yang asal-asalan justru dapat memberikan pengaruh pada kendaraan kesayangan kita.
Ternyata ini risiko mengganti setir mobil yang di modifikasi sebagaimana dilansir Okezone dari berbagai sumber.
1. Mengurangi kenyamanan dan keamanan berkendara
Kendati menambah nilai estetika kendaraan roda empat kita, namun ternyata ganti setir mobil bisa menganggu kenyamanan dan keamanan dalam berkendara lho.
Pasalnya, pembuatan setir yang dilakukan oleh pabrikan mobil sudah mempertimbangkan berbagai faktor kenyamanan dan keamanan kita saat berkendara.
Tentunya, kita akan merasakan perbedaan yang sangat signifikan ketika berkendara dengan setir pabrikan dengan yang lain.
Jadi, apabila penggantian setir mobil dilakukan secara sembaranyan, hal ini dipastikan akan menganggu keamanan dan kenyamanan berkendara.
2. Pengaruhi fungsi dan fitur mobil
Risiko mengganti setir mobil selanjutnya juga akan memengaruhi beberapa fungsi dasar hingga fitur mobil. Mulai dari fungsi untuk membelokkan ban yang tak terasa nyaman, hingga memengaruhi beberapa fitur pada mobil kesayangan Anda.
Misalnya, pengaturan Cruise Control, informasi di MID dan hingga sistem audio dan paling berbhaya adalah sistem airbag untuk keamanan berkendara.