Kisah Miliardier Bangun Perusahaan dan Manfaatkan AI untuk Lawan Kanker

Ahmad Muhajir, Jurnalis
Kamis 09 Juni 2022 16:07 WIB
Kisah miliarder bangun perusahaan dan manfaatkan AI untuk lawan kanker (Foto: Shutterstock)
Share :

“Saya merasa seperti berada dalam putaran waktu, dan itu berlaku untuk setiap bagian dari perawatannya, meskipun dia sangat berhati-hati. Teknologi dan data yang ada tujuh tahun lalu, dan dalam banyak kasus, masih ada sampai sekarang, tertinggal beberapa dekade di belakang industri lain. Saya pikir, seseorang harus memperbaiki ini,” ungkap dia, sambil menyampaikan bahwa perawatan di rumah sakit berhasil untuk istrinya.

Awal mulanya, Tempus pertama membuat pengujian genetik lebih personal.

“Saya mulai dengan mencoba membuat tes genomik menjadi cerdas dan mendukung data,” papar Lefkofsky.

“Saat itu, profil genetik pasien kanker relatif baru, dan tesnya sulit dipahami. Kami berpikir bahwa jika kami dapat mengontekstualisasikannya dan membuatnya spesifik untuk pasien, kami dapat membantu dokter menafsirkannya,” tuturnya.

Dia menyatakan, proses tersebut mengungkapkan lebih dari yang dia harapkan.

“Kami menyadari bahwa kami telah menemukan sesuatu yang lebih besar daripada membuat laporan genomik yang cerdas. Kami telah menemukan cara untuk menghadirkan diagnostik cerdas AI ke layanan kesehatan,” terang dia.

Tempus saat ini masih fokus pada pemilihan terapi, tetapi juga mengembangkan perangkat lunaknya untuk menganalisis kemungkinan kekambuhan kanker pada pasien yang sembuh.

"Memprediksi kanker juga merupakan kemungkinan, tetapi masih jauh," ucap Lefkofsky.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya