Drone kamikaze ini bisa diprogram untuk secara otomatis menuju ke sasaran yang berada di lokasi cukup jauh, bermanuver terlebih dahulu sambil menunggu waktu yang tepat untuk menabrakkan diri.
Pengoperasiannya, dilakukan melalui perangkat tablet, baik secara manual maupun otomatis
Drone Switchblade 300, ukurannya 610 mm dan berat 2,7 kilogram. Sayapnya terlipat dan baru terkembang saat mengudara, dapat dioperasikan sampai jarak 10 kilometer.
Sementara Switchblade 600, beratnya mencapai 23 kilogram. Drone ini bisa terbang sampai 80 kilometer dan menyerang sasaran dengan kecepatan 185 kilometer per jam.
Switchblade disebut-sebut menjadi salah satu senjata tercanggih untuk melawan Rusia. Militer AS sendiri, telah menggunakannya secara terbatas saat peperangan di Afghanistan.
Kendati demikian, ada pertanyaan mengenai apakah tentara Ukraina bisa mengoperasikannya dengan cepat atau memerlukan pelatihan khusus.
Sebab, sejauh ini hanya Inggris satu-satunya negara di luar AS yang diizinkan membeli Switchblade.
(Ahmad Muhajir)