Dalam serangkaian tweet, wakil presiden teknik Google, Dave Burke, menjelaskan bahwa sistemnya memanfaatkan mekanisme peringatan latensi rendah perusahaan yang dibuat untuk peringatan gempa.
Burke juga mencatat, sistem mulai diluncurkan pada hari ini dan akan tersedia untuk semua ponsel Android di Ukraina selama beberapa hari ke depan.
Dalam posting blog yang sama, Google turut mengumumkan kalau mereka akan tetap membatasi rekomendasi untuk sejumlah outlet media yang didanai negara Rusia di seluruh platformnya. Perusahaan juga menghentikan sebagian besar kegiatan komersialnya di Rusia.
“Menyusul pengumuman kami minggu lalu, kami menangguhkan iklan Google di Rusia, kami sekarang telah menghentikan sebagian besar aktivitas komersial kami di Rusia — termasuk iklan di properti dan jaringan kami secara global untuk semua pengiklan yang berbasis di Rusia, pendaftaran Cloud baru, fungsi pembayaran untuk sebagian besar layanan kami, dan fitur monetisasi untuk pemirsa YouTube di Rusia,” tulis Google.
Google manyampaikan, layanan gratisnya, termasuk Pencarian Google, Gmail, dan YouTube, masih beroperasi di Rusia. Perusahaan mengutarakan bakal terus memantau perkembangannya.
(Ahmad Muhajir)