Alquran dan Sains, Menjelaskan Proses Kematian Manusia hingga Pembusukan Mayat

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 14 Maret 2022 06:01 WIB
Alquran dan sains, menjelaskan proses kematian manusia hingga pembusukan mayat (Foto: FutureLearn)
Share :

JAKARTA - Pembahasan tentang kematian sudah tertulis dan diterangkan dalam Alquran. Di mana manusia akan menghadapi sebuah proses sebelum dan pasca kematiannya, hingga membusuk di dalam kubur.

Salah satu penggalan ayat yang menjelaskan tentang kematian adalah surat Al-Mulk ayat 2, Allah SWT berfirman;

اۨلَّذِىۡ خَلَقَ الۡمَوۡتَ وَالۡحَيٰوةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ اَيُّكُمۡ اَحۡسَنُ عَمَلًا ؕ وَهُوَ الۡعَزِيۡزُ الۡغَفُوۡرُۙ‏

Artinya: "Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun."

Dalam ayat ini, diterangkan Tuhan yang memegang kekuasaan kerajaan dunia dan kerajaan akhirat serta menguasai segala sesuatunya itu, adalah Tuhan yang menciptakan kematian dan kehidupan.

Hanya Dia yang menentukan saat kematian setiap makhluk. Jika saat kematian itu telah tiba, tidak ada suatu apa pun yang dapat mempercepat atau memperlambatnya barang sekejap pun.

Surat Al-Mulk ayat 2 ini, bisa dijelaskan oleh sains. Di mana proses kematian hingga pembusukan mayat, terdapat beberapa penjelasannya yang berhubungan dengan ayat tersebut.

Dikutip dari channel YouTube Islamic Science Philosophy, Senin (14/3/2022), terdapat beberapa proses tentang kematian, di antaranya kematian Serebral.

Kematian didefinisikan dengan berbagai macam, salah satunya adalah kematian serebral, yaitu yang relevan dengan surat Al-Mulk ayat 2. Banyaknya definisi kematian, tentunya dikarenakan adanya perkembangan sains dan teknologi di masa kini.

Mati serebral atau mati kortikal, yakni kematian ini berujung dengan kondisi kerusakan yang berat, terjadi pada kedua hemisfer otak atau belahan otak besar yang sifatnya irreversibel.

Kecuali batang otak dan cerebellum atau otak kecil. Sedangkan, sistem pernapasan dan kardiovaskuler, masih berfungsi sebagai alat bantuan.

Sains telah menemukan beberapa pola biologis maupun fisik yang memisahkan antara kehidupan dengan kematian. Adapun beberapa penemuan sains ketika seseorang sudah meninggal dunia, yaitu sadar walaupun sudah meninggal.

Menurut dr. Sam Parnia, direktur penelitian perawatan kritis dan resusitasi di NYU Langone Medical Center, kesadaran Anda akan tetap ada meskipun telah dinyatakan meninggal dunia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya