JAKARTA - Jenis-jenis RAM (Random Acces Memory) memang beragam. RAM merupakan salah satu komponen yang berfungsi menyimpan data secara sementara dan menjalankan instruksi dari program.
RAM menjadi salah satu perangkat keras yang penting dalam merancang komputer atau PC (Personal Computer). Pada umumnya, RAM dapat melakukan proses baca atau tulis, berlawanan dengan memori yang hanya bisa melakukan proses baca (Read-only-memory, ROM).
Perlu diketahui, RAM memiliki banyak jenisnya. Untuk mengetahui jenis-jenis RAM, simak rangkuman yang telah dibuat okezone.com mengutip buku Komputer dan Jaringan untuk SMK MA berikut ini:
DRAM (Dynamic Random Access Memory)
RAM jenis ini termasuk memori semikonduktor yang memerlukan kapasitor sebagai tumpuan untuk menyegarkan data yang ada di dalamnya.
Uniknya, RAM ini memiliki kecepatan yang lebih tinggi dari EDO RAM. Sedangkan, frekuensi kerjanya bervariasi, antara 4,7 hingga 40 Mhz (Megahertz).
SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)
Berbeda dengan RAM jenis lainnya, RAM satu ini memiliki kecepatan cukup tinggi, yakni antara 100 hingga 133 Mhz. Tak hanya itu, RAM ini memiliki 168 pin saluran transfer data.
Ciri-ciri RAM ini terdapat dua celah di bagian kaki, dan umumnya diletakkan pada slot DIMM/SDRAM di motherboard yang mampu menampung memori mulai dari 16 MB (Mega Byte) hingga 1 GB (Giga Byte).
RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)
RAM satu ini telah diperkenalkan pada tahun 1995 dengan kecepatan 600 Megabytes/second (MBps). Di tahun 1998 kecepatannya bertambah menjadi 1 Gigabytes/second (GBps). RAM ini juga memiliki pin slot sejumlah 184 pin.
SRAM (Static Random Access Memory)
Berbeda dengan DRAM, SRAM termasuk RAM yang terbuat dari bahan semikonduktor yang tidak membutuhkan kapasitor dan tidak membutuhkan penyegaran secara berkala. Dengan begitu, RAM satu ini kinerjanya lebih cepat.
SRAM didesain menggunakan desain cluster 6 transistor untuk menyimpan setiap bit informasi. Hanya saja, RAM ini biaya produksinya mahal dan kapasitas penyimpanannya kecil sehingga hanya bisa digunakan untuk bagian yang penting.
RAM ini sering digunakan untuk cache memori. Tak hanya itu, kecepatan SRAM mampu mengimbangi kecepatan prosesor 500 MHz atau lebih.