JAKARTA - Pemilik kendaraan listrik (EV) baru atau mereka yang baru pertama kali membeli kendaraan listrik, enggan untuk beralih kembali ke mobil berbahan bakar bensin, bahkan ketika kekhawatiran terus membayangi ketersediaan infrastruktur pengisian daya,
Berdasarkan sebuah laporan dari JD Power, dikutip dari Reuters, penjualan EV di Amerika Serikat melonjak ke rekor tertinggi awal bulan ini dengan 434.879 unit baru di jalan. Namun, permintaan untuk mobil hibrida juga tetap kuat karena banyak pelanggan menarik diri dari EV karena harga yang lebih tinggi, jangkauan mengemudi yang terbatas, dan stasiun pengisian yang lebih sedikit dari yang dibutuhkan.
"Kami tahu dari penelitian kami bahwa banyak konsumen memiliki kekhawatiran selama proses pertimbangan pembelian dengan aspek-aspek seperti jangkauan baterai dan pengisian kendaraan," kata Brent Gruber, direktur senior otomotif global di JD Power.
"Namun, begitu seseorang membeli BEV (mobil listrik penuh bertenaga baterai), mereka sangat terpikat," ujar dia menambahkan.