Menurut Reuters, gugatan itu tidak merinci bagaimana Youth Mode aplikasi itu melanggar hukum. Tindakan itu muncul beberapa hari setelah surat kabar milik negara China menyebut game online sebagai "candu untuk pikiran."
Gugatan itu merupakan bagian dari tindakan keras dari pemerintah China terhadap perusahaan teknologi terbesarnya dalam beberapa bulan terakhir.
Seperti yang diketahui pada bulan April lalu, otoritas mengenakan denda $2,8 miliar terhadap situs e-commerce China Alibaba karena perusahaan dinilai menghambat persaingan.
Pada bulan Juli, Administrasi Cyberspace China memerintahkan toko aplikasi untuk menghapus aplikasi perusahaan transportasi online Didi Chuxing dan mmengklaim bahwa perusahaan tersebut mengumpulkan data pribadi pengguna.
(Dyah Ratna Meta Novia)