JAKARTA – Para ilmuwan di Universitas Arizona, Amerika Serikat telah mempresentasikan gagasan penyimpanan jutaan benih, spora, telur dan sperma manusia yang akan ditempatkan di bawah tanah di Bulan awal bulan ini di IEEE Aerospace Conference.
Penyimpanan jutaan benih itu sebagai skenario jika hari kiamat terjadi dan meluluhlantakkan Bumi. Ide dasarnya, mereka hendak menyelamatkan keanekaragaman hayati saat kemungkinan paling buruk atau kiamat terjadi. Dengan kata lain, kubah berisi benih itu sebagai back-up agar tidak musnah.
Jekan Thanga dan tim mahasiswa sarjana serta pascasarjana dalam presentasinya menyebut benih itu akan dimasukkan ke dalam sebuah bahtera.
Baca Juga: Dua Intelektual Muslim, Kiamat Terjadi Tahun 2280 M Apa Betul?
“Kami dapat membantu menyelamatkan keanekaragaman hayati bumi,” kata Thanga, dikutip dari Express. Menurut dia, bahtera itu akan menyimpan 6,7 juta sampel DNA, telur, sperma, spora, benih dari Bumi. Bahtera itu akan diamankan dari radiasi matahari dan perubahan suhu yang parah karena akan berada di dalam tabung lava.