HUJAN Meteor Draconid akan menjadi suguhan menarik bagi pengamat langit. Peristiwa ini diprediksi akan terjadi beberapa hari ke depan.
"Hujan meteori ini akan berlangsung sekira 6 sampai 10 Oktober. Hujan ini menguntungkan belahan bumi utara, namun belahan bumi selatan juga bisa melihat beberapa Draconid," jelas situs EarthSky, sebagaimana dikutip dari Fox News, Jumat (9/10/2020).
Baca juga: 66 Tahun Lalu, Kisah Nyata Wanita Terkena Meteorit di Alabama
Dijelaskan bahwa ini menjadi salah satu fenomena yang paling baik untuk disaksikan. Waktu terbaik untuk melihatnya ketika sore hari atau malam baru tiba. Tidak disarankan untuk melihat setelah lewat tengah malam.
NASA menyebut hujan Meteor Draconid merupakan hasil dari puing-puing komet. Peristiwa ini terjadi saat Bumi bertabrakan dengan serpihan puing yang dilepaskan oleh komet periodik 21P/Giacobini-Zinner. Inilah yang menjadi alasan hujan itu dulu disebut Giacobinid. Demikian penjelasan Solar System Operation Research Virtual Institute (SERVI) dalam situsnya.
Selain Draconid, hujan Meteor Orionid juga akan terjadi pada bulan Oktober ini. Peristiwa itu diperkirakan mencapai puncaknya pada 21 Oktober.