Biaya Perawatan dan Perbaikan Mobil Listrik Lebih Hemat 50%

Sindonews, Jurnalis
Senin 28 September 2020 10:59 WIB
(Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Harga mobil listrik atau electric vehicle (EV) memang lebih mahal daripada mobil dengan bahan bakar bensin. Tetapi berbeda jika bicara soal biaya operasional.

Ya mobil berbahan bakar bensin memang harganya di bawah mobil listrik. Namun pemiliknya harus dua kali lipat mengeluarkan uang untuk perbaikan dan pemeliharaan selama masa pakai kendaraan.

Menurut data dan analisis baru dari Consumer Reports, pemilik mobil listrik plug-in menghemat 50% untuk pemeliharaan dan perbaikan dibandingkan mobil berbahan bakar bensin. Saat kami menunggu EV mencapai keseimbangan harga dengan kendaraan ICE, publik seluler dapat merasa tenang mengetahui bahwa faktor biaya kepemilikan "dibayar" kontan dengan penghematan besar terkait kepemilikan mobil listrik.

Baca juga: Tesla Produksi Baterai Mobil Listrik Murah Paling Cepat 2022

Baca juga: Pajak 0%, Harga Mobil Baru di Indonesia Jadi Rp100 Jutaan

Consumer Reports menggunakan data dari survei keandalan tahun 2019 dan 2020, yang mencakup informasi tentang ribuan kendaraan listrik dan gas. Analisis menyimpulkan bahwa pengemudi mobil listrik (BEV dan PHEV) menghemat rata-rata 50% dibandingkan mobil berbahan bakar bensin dalam hal pemeliharaan dan perbaikan selama masa pakai kendaraan. Temuan ini didefinisikan sebagai 200.000 mil. Demikian dilansir dari Sindonews.com.

Publik automotif akan memiliki detail lebih lanjut di kemudian hari karena Consumer Reports telah merilis data ini sebagai bagian kecil dari buku putih lengkap mendatang yang membandingkan data biaya kepemilikan untuk kendaraan listrik dan gas. Studi tersebut juga menemukan fakta bahwa kendaraan listrik menghasilkan rata-rata emisi gas rumah kaca 60% lebih sedikit daripada mobil berbahan bakar gas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya