JAKARTA - Ilmuwan menemukan ledakan terbesar di luar angkasa setelah peristiwa Big Bang. Ledakan ini menghasilkan lima kali lipat lebih banyak energi ketimbang catatan sebelumnya, dikutip Digitaltrends.
Catatan sebelumnya menunjukkan energi lubang hitam supermasif di pusat galaksi ratusan juta tahun cahaya dari Bumi. Kini, peneliti menemukan ledakan besar yang terjadi di luar angkasa.
"Kami telah melihat ledakan di pusat galaksi sebelumnya, tetapi yang ini benar-benar sangat besar," kata Profesor Melanie Johnston-Hollitt, dari Curtin University dalam sebuah pernyataan.
"Kami tidak tahu mengapa itu begitu besar. Tapi itu terjadi sangat lambat - seperti ledakan dalam gerakan lambat yang terjadi selama ratusan juta tahun," katanya.
Penemuan itu dilakukan dengan menggunakan empat teleskop. Teleskop tersebut antara lain Chandra X-ray Observatory NASA, Badan Antariksa Eropa XMM-Newton, Murchison Widefield Array (MWA) di Australia Barat, dan Teleskop Radio Raksasa Metrewave Radio (GMRT) di India.