JAKARTA - Moderna, perusahaan bioteknologi mengungkapkan bahwa vaksin 'mRNA-1273' untuk perangi virus korona COVID-19 siap diuji coba untuk manusia. Uji tersebut rencananya dijadwalkan pada akhir April 2020.
Dilansir dari laman CBS News, Rabu (26/2/2020) vaksin tersebut kabarnya sudah dikirim ke Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) di Bethesda, Maryland.
Wall Street Journal melaporkan bahwa ini merupakan uji pertama vaksin virus korona kepada manusia, hasil pertama diharapkan datang pada awal Juli 2020.
"Ini merupakan rekor baru, masuk ke uji coba fase pertama hanya dalam waktu tiga bulan. Tidak ada yang pernah berjalan secepat itu," kata Direktur NIAID, Dr. Anthony Fauci.
Imbas dari uji coba vaksin tersebut membuat harga saham Moderna naik 19% pada 25 Februari 2020, menjadi sekitar USD22 per saham.
Pembuat obat lain juga berlomba untuk mengembangkan vaksin melawan virus korona, termasuk Sanofi, Inovio Pharmaceuticals, Novavax dan Johnson & Johnson.
(Ahmad Luthfi)