JAKARTA - SK Telecom, operator seluler di Korea Selatan menutup kantor pusatnya di Seoul setelah salah satu karyawannya dinyatakan positif terinfeksi virus korona pada Rabu (26/2/2020).
Dilansir dari Zdnet, operator seluler di Korea Selatan tersebut akan menjalankan prosedur desinfeksi di kantornya sampai Jumat dengan arahan Kementerian Kesehatan di negara setempat.
Menurut juru bicara perusahaan, seorang karyawan yang bekerja di lantai 14 di kantor pusatnya, telah dinyatakan positif terkena virus korona. SK Telecom sedang menunggu hasil tes sekunder untuk mengonfirmasi apakah karyawan tersebut benar-benar tertular virus korona.
Kabarnya, 5.000 karyawan SK Telecom telah diarahkan untuk bekerja dari rumah. Namun, beberapa karyawan yang mengawasi operasi jaringan masih bekerja di kantor pusat.
Juru bicara SK Telecom mengatakan, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan apakah ada karyawan lain yang juga terpapar virus korona.
(Ahmad Luthfi)