JAKARTA - Perusahaan asal China seperti Huawei, Oppo, Vivo dan Xiaomi bekerjasama untuk menciptakan layanan alternatif dari Google Play Store, dikutip Tech.co.
Dinamakan Global Developer Service Alliance (GDSA), layanan alternatif Play Store ini akan menstandarisasi setiap toko aplikasi dari pabrikan China. Ini berarti pengembang aplikasi hanya perlu mengembangkan satu aplikasi untuk muncul di masing-masing toko aplikasi perusahaan.
Dengan standarisasi dengan GDSA, Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi membuat toko mereka secara signifikan lebih menarik bagi pengembang dan menandai tantangan serius bagi Google.
Setidaknya ada dua alasan utama mengapa perusahaan saling bekerjasama untuk menciptakan layanan alternatif Play Store.
Alasan pertama, Google Play Store telah dilarang di China oleh pemerintah China. Hal ini disebabkan oleh tindakan penyensoran internet pemerintah China yang memblokir semua layanan Google.